NAMA : RAHMADHANI DIAN UTAMI
NIM : 1911111320021
KELOMPOK : NERVUS OLFACTORIUS
Hai semuanya, gimana kabar kalian semua para pembaca? Gimana kabar kawan-kawan maxilla ? capek ga LKMM-TD nya ? Pasti pada capek yaaa teman-teman maxilla walaupun, kita semua capek dan jarang tidur tapi tetap harus semangat 45.
Kalian ketemu lagi dengan saya DIAN disini saya akan menceritakan pengalaman yang saya lalui berikutnya di LKMM-TD pada minggu kedua. Pertemuan LKMM-TD berikutnya adalah pada tanggal 21 September 2019. Langsung saja saat sudah jam 08.30 dimana kita harus berkumpul untuk absen setelahnya minggu ini sedikit berbeda dari yang kemarin karena seminar yang biasanya di lakukan di rkb namun untuk minggu itu kami melakukan kegiatan seminar dilakukan di theater. Disana kami mendapatkan materi pertama adalah professionalism oleh drg. I Wayan Arya Krishnawan Firdaus, M.Kes dan materi kedua adalah entrepreneurship oleh bapak dekan kami Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani, S.Sos, M.S.
Tidak ada yang berbeda setiap kami selesai mendapatkan materi dari pemateri atau narasumber setelah nya kami selalu diberikan posttest. Dengan maksud kami memperhatikan sang pemateri dengan sesama dan dapat mengimplementasikan apa yang telah beliau berikan pada kami di dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum kami memasuki materi seminar yang kedua telah disebutkan oleh kaka-kaka panitia LKMM-TD apa saja tugas kamu selama 1 minggu kedepan lalu, kami di berikan waktu untuk meminta penawaran akan tugas tugas kami yang akan kami kerjakan selama 1 minggu ke depan. Namun, penawaran tugas terpotong karena seminar materi kedua akan segera dilaksanakan. Singkat cerita kami sudah selesai pada seminar kedua dan acara penawaran tugas kembali dilaksanakan. Banyak teman teman saya yang menawar tugas tugas yang telah kaka panitia berikan. Sebelumnya saya belum memberi tahu ke kalian apa sajakah tugas yang diberikan. Pertama, essay membuat narasi dengan tema kolegialitas dan semangat berorganisasi dimana setiap tema ada tiga lembar folio bergaris dengan ketentuan sendiri. Kedua, membuat mind mapping pada kertas a4 dengan ketentuan tersendiri dengan tema yang disepakati. Ketiga, kami diminta untuk membuat laporan tentang penyakit mulut dengan tema yang berbeda-beda setiap orang di angkatan. Keempat, untuk tugas kelompok kami diminta untuk membuat gambar saraf kranial di kertas a3 denga ketentuan tertentu. Banyak teman teman angkatan yang memita keringanan atau menawar tugas yang telah di berikan baik pada banyaknya halaman tugas folio bergaris nya lalu lama waktu pengumpulan tugasnya.
Ada kejadian yang tidak akan kami lupakan satu angkatan dalam minggu kedua ini. Saat itu salah satu kaka tingkat berbicara di depan mengatakan bahwa ia memberikan apresiasi kepada salah satu teman saya yang telah mengerjakan tugas yang minggu lalu telah diberikan dengan baik. Lalu, kaka nya juga memberikan apresiasi kepada kedua teman saya yang mendapatkan point pada posttest yang tertinggi di angkatan. Namun, setalah kejadian manis tadi kami kembali dimarah marahi karena banyak masih diantara kami yang tidak sesuai dengan format ketentuan yang telah disepakati satu angkatan. Kesalahan yang kami perbuat adalah menulis dengan pulpen tinta biru, menulis essay dalam bentuk point per point, tidak melampirkan daftar pustaka, dan lain lain. Selain kesalahan kami tidak sesuai dengan format angkatan ada juga teman saya yang merekam saat kegiatan berlangsung dimana pada tata tertib kami tidak di perbolehkan menggunakan ponsel kecuali mendadak. Semua orang yang merasa bahwa mereka melakkukan kesalahan diminta untuk berdiri di depan panggung dengan kesadaran pada diri merka masing masing tanpa dipanggil. Singkat cerita akhirnya kami semua satu angkatan berdiri di depan. Kami di berikan nada yang tinggi dari kaka kaka panitia yang membuat kami semua ketakutan. Hasilnya kami diminta untuk mengulangi kembali pekerjaan kami minggu lalu yaitu membuat terminology sebanyak 250 kata dengan ketentuan tersendiri dan pula kami diminta untuk mengulang tugas kami dalam merangkum jurnal internasional tentang karies pada gigi. Jadi jumlah tugas yang harus kamu selesaikan untuk minggu ini ada 6 macam tugas. Dan ada pula kejadian buruk dikarenakan suatu hal yang menyababkan satu angkatan menangis tak kurang koti angkatan kami. Tak kurang pula koti angkatan diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh kaka tingkat. Kami juga satu angkatan mendapat konsekuensi bila kami tidak merubah etika kami dalam jangka waktu satu minggu dan juga pada tugas tugas yang diberikan kami tidak sesuai dalam satu angkatan maka kami anak menerima konsekuensinya.
Sekian dulu cerita pengalaman saya selama LKMM-TD pada minggu ke dua maafkan saya bila terdapat kesalahan dalam penulisan kata kata nya. Dan maafkan saya jika ada yang tersinggung dengan kata kata yang saya buat dalam cerita ini. Untuk teman teman saya maxilla terus semangat jangan menyerah mari kita hadapi bersama sama toh juga pada kegiatan ini kita akan semakin dekat layak nya keluarga sendiri.
MAXILLA 2019 “LINCAI BAHABIS RANJAH BARAIT WANI HANGIT”
NIM : 1911111320021
KELOMPOK : NERVUS OLFACTORIUS
Hai semuanya, gimana kabar kalian semua para pembaca? Gimana kabar kawan-kawan maxilla ? capek ga LKMM-TD nya ? Pasti pada capek yaaa teman-teman maxilla walaupun, kita semua capek dan jarang tidur tapi tetap harus semangat 45.
Kalian ketemu lagi dengan saya DIAN disini saya akan menceritakan pengalaman yang saya lalui berikutnya di LKMM-TD pada minggu kedua. Pertemuan LKMM-TD berikutnya adalah pada tanggal 21 September 2019. Langsung saja saat sudah jam 08.30 dimana kita harus berkumpul untuk absen setelahnya minggu ini sedikit berbeda dari yang kemarin karena seminar yang biasanya di lakukan di rkb namun untuk minggu itu kami melakukan kegiatan seminar dilakukan di theater. Disana kami mendapatkan materi pertama adalah professionalism oleh drg. I Wayan Arya Krishnawan Firdaus, M.Kes dan materi kedua adalah entrepreneurship oleh bapak dekan kami Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani, S.Sos, M.S.
Tidak ada yang berbeda setiap kami selesai mendapatkan materi dari pemateri atau narasumber setelah nya kami selalu diberikan posttest. Dengan maksud kami memperhatikan sang pemateri dengan sesama dan dapat mengimplementasikan apa yang telah beliau berikan pada kami di dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum kami memasuki materi seminar yang kedua telah disebutkan oleh kaka-kaka panitia LKMM-TD apa saja tugas kamu selama 1 minggu kedepan lalu, kami di berikan waktu untuk meminta penawaran akan tugas tugas kami yang akan kami kerjakan selama 1 minggu ke depan. Namun, penawaran tugas terpotong karena seminar materi kedua akan segera dilaksanakan. Singkat cerita kami sudah selesai pada seminar kedua dan acara penawaran tugas kembali dilaksanakan. Banyak teman teman saya yang menawar tugas tugas yang telah kaka panitia berikan. Sebelumnya saya belum memberi tahu ke kalian apa sajakah tugas yang diberikan. Pertama, essay membuat narasi dengan tema kolegialitas dan semangat berorganisasi dimana setiap tema ada tiga lembar folio bergaris dengan ketentuan sendiri. Kedua, membuat mind mapping pada kertas a4 dengan ketentuan tersendiri dengan tema yang disepakati. Ketiga, kami diminta untuk membuat laporan tentang penyakit mulut dengan tema yang berbeda-beda setiap orang di angkatan. Keempat, untuk tugas kelompok kami diminta untuk membuat gambar saraf kranial di kertas a3 denga ketentuan tertentu. Banyak teman teman angkatan yang memita keringanan atau menawar tugas yang telah di berikan baik pada banyaknya halaman tugas folio bergaris nya lalu lama waktu pengumpulan tugasnya.
Ada kejadian yang tidak akan kami lupakan satu angkatan dalam minggu kedua ini. Saat itu salah satu kaka tingkat berbicara di depan mengatakan bahwa ia memberikan apresiasi kepada salah satu teman saya yang telah mengerjakan tugas yang minggu lalu telah diberikan dengan baik. Lalu, kaka nya juga memberikan apresiasi kepada kedua teman saya yang mendapatkan point pada posttest yang tertinggi di angkatan. Namun, setalah kejadian manis tadi kami kembali dimarah marahi karena banyak masih diantara kami yang tidak sesuai dengan format ketentuan yang telah disepakati satu angkatan. Kesalahan yang kami perbuat adalah menulis dengan pulpen tinta biru, menulis essay dalam bentuk point per point, tidak melampirkan daftar pustaka, dan lain lain. Selain kesalahan kami tidak sesuai dengan format angkatan ada juga teman saya yang merekam saat kegiatan berlangsung dimana pada tata tertib kami tidak di perbolehkan menggunakan ponsel kecuali mendadak. Semua orang yang merasa bahwa mereka melakkukan kesalahan diminta untuk berdiri di depan panggung dengan kesadaran pada diri merka masing masing tanpa dipanggil. Singkat cerita akhirnya kami semua satu angkatan berdiri di depan. Kami di berikan nada yang tinggi dari kaka kaka panitia yang membuat kami semua ketakutan. Hasilnya kami diminta untuk mengulangi kembali pekerjaan kami minggu lalu yaitu membuat terminology sebanyak 250 kata dengan ketentuan tersendiri dan pula kami diminta untuk mengulang tugas kami dalam merangkum jurnal internasional tentang karies pada gigi. Jadi jumlah tugas yang harus kamu selesaikan untuk minggu ini ada 6 macam tugas. Dan ada pula kejadian buruk dikarenakan suatu hal yang menyababkan satu angkatan menangis tak kurang koti angkatan kami. Tak kurang pula koti angkatan diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh kaka tingkat. Kami juga satu angkatan mendapat konsekuensi bila kami tidak merubah etika kami dalam jangka waktu satu minggu dan juga pada tugas tugas yang diberikan kami tidak sesuai dalam satu angkatan maka kami anak menerima konsekuensinya.
Sekian dulu cerita pengalaman saya selama LKMM-TD pada minggu ke dua maafkan saya bila terdapat kesalahan dalam penulisan kata kata nya. Dan maafkan saya jika ada yang tersinggung dengan kata kata yang saya buat dalam cerita ini. Untuk teman teman saya maxilla terus semangat jangan menyerah mari kita hadapi bersama sama toh juga pada kegiatan ini kita akan semakin dekat layak nya keluarga sendiri.
MAXILLA 2019 “LINCAI BAHABIS RANJAH BARAIT WANI HANGIT”
Komentar
Posting Komentar