NAMA : NAMIRA FATHYA SALSABILA
NIM : 1911111120003
KELOMPOK : NERVUS OLFACTORIUS
Aloha !! teman-teman dunia mayaku!! kembali lagi di blog ku kali ini tentang LKMM-TD 2019 FKG ULM, gimana-gimana, pasti penasaran kan bagaimana kelanjutan kisah LKMM-TD kami? Jangan salah, LKMM-TD kami kali ini berbeda jauh dari pertemuan pertemuan sebelumnya. Apa yang membedakan? Pertama, kami yang awalnya tidak memiliki tugas yang harus dikumpul pada hari pertemuan LKMM-TD yaitu pada hari Sabtu tiba-tiba diberikan tugas dadakan yang baru kami ketahui malam hari sekitar pukul 9 malam. Tugas dadakan tersebut berupa tugas membuat bahan debat pada pertemuan lkmm-td kami keesokan harinya. Di dalam tugas tersebut kami diberikan tiga mosi, yang pertama "LKMM-TD dihapuskan dari acara kampus karena dianggap sebagai ajang balas dendam", kedua, "Wanita diatas 40 tahun dilarang hamil", ketiga, "memprioritaskan pasien yang memiliki ekspektasi kehidupan yang lebih lama". Niat-niat kami untuk tidur lebih cepat dan bersantuy-santuy pun harus mundur teratur. Lanjut langsung saja kita ke hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2019 yaitu pada pertemuan LKMM-TD kami di pagi hari kami sempat memiliki masalah karena ada beberapa orang yang terlambat datang ke kampus. Sebagai tanggung jawab dari kesalahan kami kami diberikan tugas konsekuensi membuat anatomi gigi berbeda aspek dan berbeda-beda satu angkatan dengan ciri-ciri minimal 3. Setelah itu kami langsung mobilisasi ke rkb, acara pun dimulai dan diawali acara seminar yang diberikan oleh drg. Selviana Rizky Pramitha tentang intelektualitas. Seperti biasa setelah selesai seminar, dilanjutkan dengan post test. Kemudian dilanjutkan debat per kelompok dengan dipantau oleh bindam kami yang dilakukan untuk mencari 1 orang yang akan mewakili kelompok dalam debat angkatan. Kelompok 1 mendapat mosi yang pertama yaitu "LKMM-TD dihapuskan dari acara kampus karena dianggap sebagai ajang balas dendam", dan kelompok 1 pun diwakili oleh teman kami ini Yeni Monika. Setelah itu debat angkatan pun dimulai, terdapat 10 orang terpilih untuk mewakili kelompok yang dibagi menjadi dua tim berdasarkan kelompok ganjil dan genap. Kelompok ganjil menjadi tim Pro sedangkan kelompok genap menjadi tim kontra. Mosi yang didapat di debat angkatan adalah "Pemerintah menyesali penghapusan peraturan dilarang pacaran". Debat angkatan dilangsungkan sangat meriah namun tidak terarah, karena kami yang sangat barber dan banyak melanggar aturan aturan debat. Namun, debat yang dilangsungkan pada hari itu sangat sangat menarik sekali dan menyenangkan sekali. Setelah selesai, tidak ada tim yang menang, entah tim kontra maupun tim Pro sama-sama memiliki keunggulan dan kelemahan dan sama-sama melakukan kesalahan yang melanggar aturan debat. Namun tidak mengapa karena sebagai first timer, kami menjadi tahu apa yang seharusnya dilakukan pada saat debat dan apa yang seharusnya tidak dilakukan pada saat debat. Selanjutnya, di sampaikan tugas LKMM-TD kami yaitu membuat video dengan tema yang berbeda setiap kelompok, yang diupload ke Instagram masing-masing orang di setiap kelompok minimal dan maksimal 3 menit dengan aturan Instagram tidak boleh di private. Naah, buat yang mau lihat video kami, nantikan ya di Instagram kami masing-masing. Hmm, mungkin segitu saja kisah LKMM-TD kami pada blog saya kali ini, sampai jumpa di pertemuan LKMM-TD selanjutnya dengan cerita-cerita seru lainnya. Terima kasih, Maxilla 2019? Lincah bahabis, ranjah berait , wani hangit !
NIM : 1911111120003
KELOMPOK : NERVUS OLFACTORIUS
Aloha !! teman-teman dunia mayaku!! kembali lagi di blog ku kali ini tentang LKMM-TD 2019 FKG ULM, gimana-gimana, pasti penasaran kan bagaimana kelanjutan kisah LKMM-TD kami? Jangan salah, LKMM-TD kami kali ini berbeda jauh dari pertemuan pertemuan sebelumnya. Apa yang membedakan? Pertama, kami yang awalnya tidak memiliki tugas yang harus dikumpul pada hari pertemuan LKMM-TD yaitu pada hari Sabtu tiba-tiba diberikan tugas dadakan yang baru kami ketahui malam hari sekitar pukul 9 malam. Tugas dadakan tersebut berupa tugas membuat bahan debat pada pertemuan lkmm-td kami keesokan harinya. Di dalam tugas tersebut kami diberikan tiga mosi, yang pertama "LKMM-TD dihapuskan dari acara kampus karena dianggap sebagai ajang balas dendam", kedua, "Wanita diatas 40 tahun dilarang hamil", ketiga, "memprioritaskan pasien yang memiliki ekspektasi kehidupan yang lebih lama". Niat-niat kami untuk tidur lebih cepat dan bersantuy-santuy pun harus mundur teratur. Lanjut langsung saja kita ke hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2019 yaitu pada pertemuan LKMM-TD kami di pagi hari kami sempat memiliki masalah karena ada beberapa orang yang terlambat datang ke kampus. Sebagai tanggung jawab dari kesalahan kami kami diberikan tugas konsekuensi membuat anatomi gigi berbeda aspek dan berbeda-beda satu angkatan dengan ciri-ciri minimal 3. Setelah itu kami langsung mobilisasi ke rkb, acara pun dimulai dan diawali acara seminar yang diberikan oleh drg. Selviana Rizky Pramitha tentang intelektualitas. Seperti biasa setelah selesai seminar, dilanjutkan dengan post test. Kemudian dilanjutkan debat per kelompok dengan dipantau oleh bindam kami yang dilakukan untuk mencari 1 orang yang akan mewakili kelompok dalam debat angkatan. Kelompok 1 mendapat mosi yang pertama yaitu "LKMM-TD dihapuskan dari acara kampus karena dianggap sebagai ajang balas dendam", dan kelompok 1 pun diwakili oleh teman kami ini Yeni Monika. Setelah itu debat angkatan pun dimulai, terdapat 10 orang terpilih untuk mewakili kelompok yang dibagi menjadi dua tim berdasarkan kelompok ganjil dan genap. Kelompok ganjil menjadi tim Pro sedangkan kelompok genap menjadi tim kontra. Mosi yang didapat di debat angkatan adalah "Pemerintah menyesali penghapusan peraturan dilarang pacaran". Debat angkatan dilangsungkan sangat meriah namun tidak terarah, karena kami yang sangat barber dan banyak melanggar aturan aturan debat. Namun, debat yang dilangsungkan pada hari itu sangat sangat menarik sekali dan menyenangkan sekali. Setelah selesai, tidak ada tim yang menang, entah tim kontra maupun tim Pro sama-sama memiliki keunggulan dan kelemahan dan sama-sama melakukan kesalahan yang melanggar aturan debat. Namun tidak mengapa karena sebagai first timer, kami menjadi tahu apa yang seharusnya dilakukan pada saat debat dan apa yang seharusnya tidak dilakukan pada saat debat. Selanjutnya, di sampaikan tugas LKMM-TD kami yaitu membuat video dengan tema yang berbeda setiap kelompok, yang diupload ke Instagram masing-masing orang di setiap kelompok minimal dan maksimal 3 menit dengan aturan Instagram tidak boleh di private. Naah, buat yang mau lihat video kami, nantikan ya di Instagram kami masing-masing. Hmm, mungkin segitu saja kisah LKMM-TD kami pada blog saya kali ini, sampai jumpa di pertemuan LKMM-TD selanjutnya dengan cerita-cerita seru lainnya. Terima kasih, Maxilla 2019? Lincah bahabis, ranjah berait , wani hangit !
Komentar
Posting Komentar